Rangkuman buku “IT Service Management” A Guide for ITIL® Foundation Exam Candidates Second Edition

IT SERVICE MANAGEMENT
IT Service Management


Assalamu'alaikum, Wr.Wb
Saya Toti Kanohanjaya Mudasta
NPM : 17118113
Kelas: 2KA04
Fakultas Ilmu Komputer & Teknologi informasi - Universitas Gunadarma



Kali ini saya akan menuangkan pendapat dan ringkasan tentang service transition, service operation, continual service improvement, Financial Management For IT Services, and Demand Management dari buku “IT ServIce Management” A Guide for ITIL® Foundation Exam Candidates Second Edition.


1. Transisi Layanan (Service Transition)

Merupakan tahapan merealisasikan/mengimplementasikan hasil tahapan service design menjadi layanan baru atau modifikasi layanan sebelumnya.

Transisi layanan yang efektif merupakan bagian penting dari pemerintahan yang baik. Perubahan dapat dirangkul lebih cepat dan lebih efektif tanpa merusak bisnis, dan bisnis, pelanggan dan karyawannya semua dapat menghadapi perubahan dengan keyakinan yang lebih besar dalam hasilnya.


2. Opersai Layanan (Service Operation)

Merupakan fase siklus hidup manajemen layanan TI yang bertanggung jawab untuk kegiatan ‘bisnis seperti biasa’. Jika layanan tidak dimanfaatkan atau tidak disampaikan secara efisien dan efektif, maka tidak akan tersampaikan nilai utuhnya, terlepas dari seberapa baik desainnya. Operasi layanan yang bertanggung jawab untuk memanfaatkan proses untuk memberikan layanan kepada pengguna dan pelanggan.


Proses yang dilakukan oleh operasi layanan adalah:
  • Event Management: proses yang bertanggung jawab untuk memantau semua peristiwa di seluruh infrastruktur dan aplikasi TI untuk memastikan operasi normal.
  • Incident Management: proses untuk menangani semua insiden.
  • Request Fulfilment: proses yang melakukan permintaan layanan dari pengguna.
  • Problem Management: proses ini bertanggung jawab atas pengelolaan semua masalah dalam infrastruktur TI.
  • Access Management: proses ini memungkinkan pengguna dengan tingkat otorisasi yang benar untuk mengakses aplikasi atau layanan.


3. Continual Service Improvement

Continual Service Improvement bertanggung jawab untuk memastikan bahwa perbaikan ini diidentifikasi dan diimplementasikan. Kinerja penyedia layanan TI terus diukur dan perbaikan dilakukan pada proses, layanan TI dan infrastruktur TI untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan efektivitas biaya.

Continual service berisi tujuh langkah perbaikan pelayanan, yaitu : 
  • Mendefinisikan indikator yang harus diukur 
  • Menentukan yang bisa diukur
  • Mengumpullkan data
  • Memproses data
  • Menganalisa data
  • Menyajikan dan menggunakan informasi 
  • Melaksanakan aksi perbaikan 


4. Financial Management for IT Service

Manajemen keuangan yang kuat memungkinkan penyedia layanan TI untuk membuat keputusan yang lebih baik dan merespon lebih cepat terhadap perubahan. Memungkinkan control pengeluaran yang lebih baik, memastikan keputusan investasi yang sehat dan mendorong pengambilan nilai.

Tujuan dari manajemen keuangan untuk layanan TI adalah untuk memastikan bahwa penggunaan optimal dibuat dari sumber daya keuangan organisasi dan bahwa ini dicapai sesuai dengan kerangka peraturan di mana operator layanan TI beroperasi.



5. Demand Management


Manajemen permintaan yang efektif menghindari pengeluaran yang tidak perlu pada kapasitas dan pengurangan tingkat layanan yang disebabkan oleh fluktuasi dalam beban kerja atau permintaan.

Demand Management bertujuan menangkap, mendefinisikan, menganalisa, dan menentukan kebutuhan pengguna akan layanan teknologi informasi. Proses ini berlangsung secara terus-menerus dalam perusahaan mengingat begitu dinamisnya perubahan yang terjadi dari masa ke masa, baik disebabkan karena tekanan internal maupun eksternal. 


Kesimpulan : 

Sekian ringkasan materi yang saya dapat sampaikan, tidak dapat dipungkiri bahwa ITSM merupakan kegiatan penting bagi bisnis modern dan memiliki dampak langsung pada kemampuan organisasi untuk melayani pengguna akhir.


Manfaat ITSM mengubah sifat hubungan antara TI dan bisnis; membuat TI lebih bertanggung jawab atas hasil bisnis. Untuk itu, suatu perusahaan tentunya harus bisa menerapkan hal ini untuk perkembangan perusahaan itu sendiri.

Terima kasih, Wassalamualaikum Wr. Wb.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas ke-3 Pengantar Teknologi Sistem Cerdas - Review Jurnal

Tugas ke-2 Pengetahuan Teknologi Sistem Cerdas - Sistem Pakar